Monday, March 4, 2013

Contoh makalah, karya tulis tentang obyek wisata di yogyakarta

Contoh makalah, karya tulis tentang obyek wisata di yogyakarta

BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
Yogyakarta adalah tempat obyek wisata yang tidak asing lagi dimata orang ataupun di berbagai manca Negara. Disitu banyak berbagai tempat-tempat obyek pariwisata yang sangat penting, bersejarah dan mempunyai keunikan tersendiri dengan ciri khasnya masing-masing Tempat-tempat obyek pariwisata tersebut misalnya : Candi Borobudur, Museum Yogyakarta, Kebun Binatang Gembiraloka, Malioboro.
Hal-hal yang melatar belakangi pembuatan karya tulis ini adalah :
1.    Tugas dari guru yang bersangkutan.
2.    Penulis ingin memperluas pengetahuan tentang Obyek Wisata di Yogyakarta.
3.    Penulis ingin mengetahui keindahan tempat pariwisata Yogyakarta secara langsung.
4.    Penulis ingin mengetahui letak-letak tempat pariwisata Yogyakarta.

B.    Tujuan
Setiap penulisan sesuatu pasti mempunyai tujuan tertentu, dengan demikian juga penulisan laporan karya tulis ini penulis mempunyai tujuan :
1.    Meningkatkan pengetahuan penulis mengenai obyek wisata di Yogyakarta.
2.    Mengetahui lebih dalam mengenai objek wisata di Yogyakarta secara langsung dari sumbernya.
3.    Mengetahui dan melihat secara langsung objek wisata yang ada di Yogyakarta bukan hanya membaca dan melihatnya di berbagai media elektronik maupun cetak.

C.    Waktu dan Tempat
Kami mengunjungi objek-objek wisata yang ada di Yogyakarta pada tanggal 9 Januari 2013,
Peserta        : Siswa-siswi kelas 8 dan guru pembimbing
Pembiayaan    : 325.000 / siswa (sumber dana dari siswa)
BAB II
PEMBAHASAN

A.    Letak Geografis Yogyakarta
Daerah Istimewa Yogyakarta adalah Daerah Istimewa setingkat Provinsi di Indonesia yang meliputi Kesultanan Yogyakarta dan Kadipaten Paku Alaman. Daerah Istimewa Yogyakarta yang terletak di bagian selatan Pulau Jawa bagian tengah dan berbatasan dengan Provinsi Jawa Tengah dan Samudera Hindia. Daerah Istimewa yang memiliki luas 3.185,80 km2 ini terdiri atas satu kota dan empat kabupaten, yang terbagi lagi menjadi 78 kecamatan dan 438 desa/kelurahan. Menurut sensus penduduk 2010 memiliki jumlah penduduk 3.452.390 jiwa dengan proporsi 1.705.404 laki-laki dan 1.746.986 perempuan, serta memiliki kepadatan penduduk sebesar 1.084 jiwa per km2.
Penyebutan nomenklatur Daerah Istimewa Yogyakarta yang terlalu panjang menyebabkan sering terjadinya penyingkatan nomenkaltur menjadi DI Yogyakarta atau DIY. Daerah Istimewa ini sering diidentikkan dengan kota Yogyakarta sehingga secara kurang tepat disebut dengan Jogja, Yogya, Yogyakarta, Jogjakarta. Walaupun memiliki luas terkecil kedua setelah Provinsi DKI Jakarta, Daerah Istimewa ini terkenal di tingkat nasional dan internasional. Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi tempat tujuan wisata andalan setelah Provinsi Bali. Selain itu Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi daerah terparah akibat bencana gempa pada tanggal 27 Mei 2006 dan erupsi Gunung Merapi pada medio Oktober-November 2010.

B.    Candi Borobudur
Siapa yang belum pernah mendengar tentang Candi Borobudur? Kemegahan, keindahan, serta keunikannya telah membuat Candi yang dibangun oleh Dinasti Sailendra antara tahun 750 – 842 M ini dikukuhkan menjadi salah satu dari tujuh keajaiban dunia dan pada tahun 1991 ditetapkan oleh UNESCO di dalam Daftar Peninggalan Sejarah Dunia (World Wonder Heritages).
Candi Borobudur terletak di Desa Borobudur, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, sekitar 40 km sebelah barat laut Jogjakarta, 7 km arah selatan Kota Magelang, dan 100 km sebelah barat daya Semarang.
Candi Borobudur pernah terkubur oleh lahar dingin letusan dahsyat Gunung Merapi pada sekitar tahun 950 M dan baru ditemukan pada tahun 1814 saat Inggris menduduki Indonesia. Gubernur Jenderal Sir Thomas Stamford Raffles mendengar adanya penemuan benda purbakala berukuran raksasa di desa Bumisegoro, Magelang. Karena minatnya yang besar terhadap sejarah Jawa (Raffles juga menulis buku History of Java, 1817), maka Raffles segera memerintahkan H.C. Cornelius, seorang insinyur Belanda, untuk menyelidiki lokasi penemuan yang saat itu berupa bukit yang dipenuhi semak belukar.
Pemugaran pertama langsung dilakukan oleh Raffles, yaitu mulai menebangi pepohonan dan menyingkirkan semak belukar yang menutupi bangunan raksasa tersebut. Karena penemuan itu, Raffles mendapat penghargaan sebagai orang yang memulai pemugaran Candi Borobudur dan mendapat perhatian dunia. Pada tahun 1835, seluruh area candi sudah berhasil digali. Candi ini terus dipugar pada masa penjajahan Belanda dan terus dilanjutkan setelah Indonesia merdeka oleh pemerintah Republik Indonesia dengan bantuan dari UNESCO. Seluruh proses pemugaran selesai pada tahun 1984.
 Banyak orang di seluruh dunia menjadikan Candi Borobudur sebagai tempat yang wajib dikunjungi dalam hidupnya. Banyak teori yang berusaha menjelaskan asal kata Borobudur. Salah satunya menyatakan bahwa nama ini kemungkinan berasal dari kata Sambharabhudhara, yaitu artinya "gunung" (bhudara) di mana di lereng-lerengnya terletak teras-teras. Selain itu terdapat beberapa etimologi rakyat lainnya. Misalkan kata borobudur berasal dari ucapan "para Buddha" yang karena pergeseran bunyi menjadi borobudur. Penjelasan lain ialah bahwa kata Borobudur berasal dari kata bara dan budur. Bara/vihara artinya kompleks candi dan budur atau beduhur artinya di atas atau bukit. Jadi, borobudur bisa diartikan sebagai kompleks candi yang berada di atas bukit.
Luas bangunan Candi Borobudur adalah 123 x 123 m dengan tinggi bangunan 34,5 m dan memiliki 1460 relief, 504 Arca Buddha, serta 72 stupa. Candi Borobudur memiliki 10 tingkat (melambangkan sepuluh tingkatan Bodhisattva yang harus dilalui untuk mencapai kesempurnaan menjadi Buddha). 10 tingkat tersebut terdiri dari 6 tingkat berbentuk bujur sangkar, 3 tingkat berbentuk bundar melingkar, dan sebuah stupa utama sebagai puncaknya.
Candi Borobudur dibangun sebagai perlambang dari banyak tahapan di dalam teori Budha. Jika dilihat dari atas, Candi Borobudur berbentuk mandala (bentuk tradisional Budha). Mandala adalah pusat dari gabungan antara seni Budha dan Hindu. Bentuk dasar dari banyak mandala Hindu dan Budha adalah persegi dengan empat titik masuk dan titik pusat yang melingkar. Baik dari segi eksterior maupun interior, Candi Borobudur melambangkan tiga zona tingkat kesadaran ditambah satu bidang utama yang menggambarkan kesempurnaan atau nirvana.
Zona pertama adalah Kamadhatu atau dunia fenomena, dunia yang dihuni oleh kebanyakan orang, yang bisa juga diartikan dengan dunia yang masih dikuasai oleh kama atau "nafsu rendah". Tingkat paling bawah Candi Borobudur ini tertutup oleh pondasi penyokong bangunan, sehingga tidak terlihat. Zona Kamadhatu yang tersembunyi ini terdiri dari 160 relief yang menggambarkan kisah Karmawibhangga Sutra, yaitu hukum sebab akibat. Relief-relief di sini menggambarkan hawa nafsu manusia, seperti perampokan, pembunuhan, penyiksaan, dan penistaan. Beberapa bukti menunjukkan bahwa tingkat dasar ini ditambahkan pada bangunan asli candi ini. Alasan penambahan bagian ini tidak 100 % pasti, namun sepertinya untuk stabilitas struktur bangunan dan memperkuat pondasi bangunan atau bisa juga karena alasan religius, yaitu untuk lebih banyak menutupi konten-konten cabul. Bagian tambahan ini tingginya 3.6 m dan lebarnya 6.5 m. Sudut bagian bawah yang tertutup ini telah dibuka secara permanen sehingga pengunjung dapat melihat pondasi yang tersembunyi termasuk beberapa reliefnya.
Zona 2 Rupadhatu atau dunia transisi, di mana manusia telah terbebas dari hal-hal duniawi, tetapi masih terikat oleh rupa dan bentuk. Tingkatan ini melambangkan alam antara yakni, antara alam bawah dan alam atas. Teras persegi Rupadhatu berisi galeri relief batu pahat, juga rangkaian ceruk yang berisi patung Budha. Secara keseluruhan, terdapat 328 patung Budha di dalam zona yang juga memiliki banyak relief dengan hiasan murni ini. Manuskrip berbahasa Sansekerta digambarkan di dalam zona ini melalui 1300 reliefnya, yaitu Gandhawyuha, Lalitawistara, Jataka, dan Awadana. Relief-relief tersebut berjejer sepanjang 2,5 km. Pada zona ini juga terdapat 1212 panel dekoratif.
Zona 3 Arupadhatu atau dunia tertinggi, tempat tinggal para dewa. Tiga teras yang melingkar ke arah pusat atau kubah stupa menggambarkan kenaikan ke dunia atas. Teras-teras di sini memiliki ornamen yang lebih sedikit, dan lebih mengutamakan kemurnian bentuk. Tingkatan ini melambangkan alam atas, di mana manusia sudah terbebas dari segala keinginan dan ikatan bentuk dan rupa, namun belum mencapai nirwana. Patung-patung Buddha ditempatkan di dalam stupa yang ditutup berlubang-lubang seperti dalam kurungan. Dari luar patung-patung itu masih tampak samar-samar. Total, ada 72 stupa seperti ini. Tingkat paling tinggi yang menggambarkan ketiadaan wujud dilambangkan berupa stupa yang terbesar dan tertinggi. Stupa digambarkan polos

C.    Museum Dirgantara
Lokasi Museum berada di Jl. Kolonel Sugiyono komplek Landasan Udara Adisutjipto Yogyakarta, 10 km kearah timur dari pusat kota atau sebelah timur jembatan laying janti. Museum ini lebih dikenal dengan nama Museum Dirgantara. Museum ini menempati area seluas kurang lebih 5 Ha dengan luas bangunan sebesar 7.600 m2. Museum ini merupakan museum terbesar dan paling lengkap koleksinya yang mengiungkap sejarah keberadaan TNI AU di Indonesia.
Museum ini awal mulanya berada di Markas Komando Udara V, di Jl. Tanah Abang  Bukit Jakarta dan telah diresmikan pada tanggal 4 April 1969 oleh Panglima Angkatan Udara Roesmin Noerjadin, namun menilik Yogyakarta mempunyai peranan begitu penting terhadap perkembangan TNI AU terlebih menjadi pusat latihan bagi para taruna Akademi Udara atau kawah candradimuka maka Museum Pusat TNI AU ini dipindahkan ke Yogyakarta digabung dengan Museum Ksatrian  AAU (Akadewmi Angkatan Udara).  Dan pada tanggal 29 juni 1978 bertepatan dengan Peringatan Hari Bhakti TNI AU Museum ini diresmikan oleh Marsekal Ashadi Tjahjadi menjadi Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala.

Museum DirgantaraDari waktu ke waktu koleksi museum ini bertambah dan membuat ruangan museum tidak memadai lagi untuk menyiompan koleksi koleksi tersebut maka museum kemudian dipindahkan lagi ke Gudang bekas pabrik gula di Woonocatur yang masih berada dalam kawasan Landasan Udara Adisutjipto. Gudang ini dulunya pada saat zaman Jepan digunakan sebagai hangar pesawat dan gudang senjata. Peresmian tempat yang baru ini dilakukan oleh Kepala Staff TNI AU , Marsekal TNI Sukardi pada tanggal 29 Juli 1984.
Koleksi Museum saat ini sudah mencapai ribuan, diantaranya alutsista (alat Utama Sistem Senjata) dengan banyak ragam, puluhan model pesawat, radio pemancar dan radar, model pakaian dinas TNI AU, Diorama dan masih banyak koleksi foto maupun prasasti yang lain. Memasuki halam museum kita akan disambut oleh Pesawat tempur A4-E Skyhawk yang dipajang didepan gedung Museum, ini merupakan koleksi terbaru dari museum ini. Jenis pesawat ini dimiliki TNI AU sebanyak 37 unit hingga tahun 2003, yang kemudian beberapa digantikan oleh jenis pesawat Sukhoi type Su-27SK dan Su-30MK.
Begitu banyaknya koleksi Museum ini maka koleksi Museum ini dikelompokkan dalam tujuh ruangan yang berbeda yakni Ruangan Utama, Ruang Kronologi I, Ruang KMuseum Dirgantararonologi II, Ruang Alutsista, Ruang Paskhas, Ruang Diorama, dan Ruang Minat Dirgantara.
Begitu memasuki Gedung Museum terdapat 4 patung tokoh perintis TNI AU yakni, Marsekal Muda Anumerta Agustinus Adisutjipto, Marsekal Muda Anumerta Prof. Dr. Abdulrachman Saleh, Marsekal Muda Anumerta Abdul Halim Perdanakusuma dan Marsekal Muda Anumerta Iswahjudi. Selanjutnya Diruangan Kronologi I anda dapat menyaksikan foto serta informasi mengenai pembentukan Angkatan Udara Indonesia. Diantaranya penerbangan perdana pesawat merah putih tanggal 27 Oktober 1945, pembentukan sekolah penerbangan yang pertama di Maguwo tanggal 7 nopember 1945 yang dipimpin A. Adisutjipto, Operasi Seroja, pembentukan TRI Angkatan Udara dan masih banyak koleksi lainnya.  Ruangan Selanjutnya yakni Ruang Paskhas berisi tentang beberapa Pakaian dinas yang dikenakan TNI AU, baik pakaian tempur, Dinas harian ataupun pakain tugas penerbangan.

Ruangan berikut dan paling mengesankan adalah ruang alutsista dimana ditunjukkan beberapa pesawat yang pernah digunakan TNI AU diantaranya Pesawat Mustang P51 buatan Amerika yang sangat tekenal, ada juga pesawat buatan inggris vampire type DH-115 yang merupakan pesawat jet pertama yang diterbangkan oleh Letnan Udara I Leo Wattimena pada tahun 1956. Dan yang paling penting adalah replika pesawat Dakota C-47 yang ditembak oleh Belanda di Daerah Ngotho yang menewaskan perintis TNI Angkatan Udara kita.
Museum ini dibuka setiap hari kecuali Hari Senin dan hari libur Nasional Tutup. Pada hari Minggu sampai kamis pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 13.00 WIB  sedangkan hari Jum’at sampai dengan sabtu dibuka mulai pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 12.00 WIB. Harga tiket yang diberlakukan untuk mengunjungi tempat ini ditetapkan sebesar Rp. 3.000,- per orang

D.    Kebun Binatang Gembiraloka
Kebun binatang yang dikenal dengan nama Gembiraloka ini merupakan kebun binatang satu-satunya yang ada di Kota Yogyakarta. Kendati berlaku sebagai kebun binatang, Gembiraloka masih tergolong sebagai sebuah museum, yang masuk dalam kategori zoologicum museum atau museum satwa, juga termasuk jenis museum khusus. Bila dilihat dari sisi sejarah kemunculannya, ia merupakan museum tertua kedua di Yogyakarta setelah Museum Sonobudoyo.
Pada tahun 1933, ide pembangunan kebun binatang yang berada di daerah Kali Gajah Wong ini muncul dari sang raja Mataram, yakni Sri Sultan Hamengkubuwono VIII. Sang Sultan mendambakan tempat wisata atau hiburan bagi rakyat berupa kebun raya (kebun rojo). Kemudian, ide ini beliau konsultasikan kepada seorang arsitek berkebangsaan Austria bernama Kohler. Meski demikian, gagasan tentang pendirian kebun binatang ini baru dapat direalisasikan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono IX dan Ir. Karsten pada tahun 1953. Dan, di tahun itu pula Kebun Binatang Gembiraloka yang dikelola oleh Yayasan Gembiraloka ini diresmikan oleh Sultan sendiri, tepatnya tanggal 10 November 1953. Ketika itu, yayasan ini dikepalai oleh Sri Paduka Paku Alam VIII.
Pada perkembangannya, kebun binatang ini tercatat telah beberapa kali berganti pengelola karena berbagai alasan manajerial. Kendati Gembiraloka mengalami pasang-surut, kebun binatang ini tetap menjadi salah satu objek pariwisata andalan di Yogyakarta. Data dari Dinas Pariwisata DIY selama lima tahun terakhir menunjukkan bahwa Gembiraloka memiliki jumlah pengunjung di atas Museum dan Monumen Jogja Kembali per tahunnya. Kuantitas pengunjung di Gembiraloka ini hanya bisa dikalahkan oleh jumlah pengunjung Keraton Yogyakarta dan kawasan Malioboro.
Tidak seperti kebun binatang pada umumnya yang hanya menampilkan satwa ‘biasa‘ maupun langka dalam display berupa kandang berjeruji besi atau berpagar kayu, Gembiraloka juga menyajikan awetan-awetan kering beberapa binatang di dalam sebuah ruangan khusus yang menyerupai museum. Museum yang menyuguhkan awetan-awetan binatang ini berada di tepi danau buatan di area kebun binatang. Tak hanya bangunan khusus awetan, Gembiraloka pada tahun 2007 telah membangun sebuah laboratorium alam flora dan fauna sebagai media pembelajaran bagi masyarakat, utamanya anak-anak. Di tempat ini, pengunjung dapat menikmati berbagai jenis serangga dan satwa bertulang belakang (vertebrata) maupun tidak (avertebrata).
Kawasan kebun binatang yang telah berusia lebih dari setengah abad ini dilengkapi taman yang permai lantaran masih dihiasi dengan berbagai pohon tua yang besar dan rindang, juga tanaman-tanaman bunga yang indah dipandang. Sebagai arboetorium, Gembiraloka menyediakan lahan budidaya tanaman hutan yang dibiarkan tumbuh dan juga lahan persemaiannya. Berbagai tanaman ini memang tidak ditata rapih seperti kebun binatang pada umumnya dengan tujuan menampilkan suasana yang ‘alami‘.
Bagi wisatawan yang mengajak putra-putrinya, selain memperoleh pengetahuan nyata tentang berbagai fauna dan flora, di lingkungan kebun binatang tersedia kapal wisata menyerupai angsa yang dikayuh (biasa disebut genjot bebek). Bagi pengunjung yang belum pernah naik gajah, pengelola Gembiraloka menyediakan wahana rekreasi yang istimewa berupa jalan-jalan mengelilingi kebun binatang dengan gajah yang sudah jinak. Selain gajah, pengunjung juga dapat menunggangi unta. Lebih dari itu, taman bermain untuk anak-anak dan sebuah gua replika juga tersedia sebagai asesori pendukung kebun binatang.
Gembiraloka beralamat di Jalan Kusumanegara, Kota Yogyakarta, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Kebun binatang ini berjarak sekitar empat kilometer dari Terminal Penumpang Yogyakarta (TPY) di Giwangan, Kota Yogyakarta. Atau, jika dari pusat kota, yakni kawasan Malioboro atau Keraton Yogyakarta, berjarak sekitar enam kilometer.

E.    Malioboro
Malioboro membentang di atas sumbu imajiner yang menghubungkan Kraton Yogyakarta, Tugu dan puncak Gunung Merapi, jalan ini terbentuk menjadi suatu lokalitas perdagangan setelah Sri Sultan Hamengku Buwono I mengembangkan sarana perdagangan melalui sebuah pasar tradisional semenjak tahun 1758. Setelah berlalu 248 tahun, tempat itu masih bertahan sebagai suatu kawasan perdagangan bahkan menjadi salah satu ikon Yogyakarta yang dikenal dengan Malioboro.
Terletak sekitar 800 meter dari Kraton Yogyakarta, tempat ini dulunya dipenuhi dengan karangan bunga setiap kali Kraton melaksanakan perayaan. Malioboro yang dalam bahasa sansekerta berarti "karangan bunga" menjadi dasar penamaan jalan tersebut.
Diapit pertokoan, perkantoran, rumah makan, hotel berbintang dan bangunan bersejarah, jalan yang dulunya sempat menjadi basis perjuangan saat agresi militer Belanda ke-2 pada tahun 1948 juga pernah menjadi lahan pengembaraan para seniman yang tergabung dalam komunitas Persada Studi Klub ( PSK ) pimpinan seniman Umbul Landu Paranggi semenjak tahun 1970-an hingga sekitar tahun 1990.
Menikmati pengalaman berbelanja, berburu cinderamata khas Jogja, wisatawan bisa berjalan kaki sepanjang bahu jalan yang berkoridor ( arcade ). Di sini akan ditemui banyak pedagang kaki lima yang menggelar dagangannya. Mulai dari produk kerajinan lokal seperti batik, hiasan rotan, wayang kulit, kerajinan bambu ( gantungan kunci, lampu hias dan lain sebagainya ) juga blangkon ( topi khas Jawa / Jogja ) serta barang-barang perak, hingga pedagang yang menjual pernak pernik umum yang banyak ditemui di tempat perdagangan lain. Sepanjang arcade, wisatawan selain bisa berbelanja dengan tenang dalam kondisi cerah maupun hujan, juga bisa menikmati pengalaman belanja yang menyenangkan saat menawar harga. Jika beruntung, bisa berkurang sepertiga atau bahkan separuhnya.
Jangan lupa untuk menyisakan sedikit tenaga. Masih ada pasar tradisional yang harus dikunjungi. Di tempat yang dikenal dengan Pasar Beringharjo, selain wisatawan bisa menjumpai barang - barang sejenis yang dijual di sepanjang arcade, pasar ini menyediakan beraneka produk tradisional yang lebih lengkap. Selain produk lokal Jogja, juga tersedia produk daerah tetangga seperti batik Pekalongan atau batik Solo. Mencari batik tulis atau batik print, atau sekedar mencari tirai penghias jendela dengan motif unik serta sprei indah bermotif batik. Tempat ini akan memuaskan hasrat berbelanja barang - barang unik dengan harga yang lebih murah.
Berbelanja di kawasan Malioboro serta Beringharjo, pastikan tidak tertipu dengan harga yang ditawarkan. Biasanya para penjual menaikkan harga dari biasanya bagi para wisatawan.
Di penghujung jalan "karangan bunga" ini, wisatawan dapat mampir sebentar di Benteng Vredeburg yang berhadapan dengan Gedung Agung. Benteng ini dulunya merupakan basis perlindungan Belanda dari kemungkinan serangan pasukan Kraton. Seperti lazimnya setiap benteng, tempat yang dibangun tahun 1765 ini berbentuk tembok tinggi persegi melingkari areal di dalamnya dengan menara pemantau di empat penjurunya yang digunakan sebagai tempat patroli.
Sedangkan Gedung Agung yang terletak di depannya pernah menjadi tempat kediaman Kepala Administrasi Kolonial Belanda sejak tahun 1946 hingga 1949. Selain itu sempat menjadi Istana Negara pada masa kepresidenan Soekarno ketika Ibukota Negara dipindahkan ke Yogyakarta.
Saat matahari mulai terbenam, ketika lampu - lampu jalan dan pertokoan mulai dinyalakan yang menambah indahnya suasana Malioboro, satu persatu lapak lesehan mulai digelar. Makanan khas Jogja seperti gudeg atau pecel lele bisa dinikmati disini selain masakan oriental ataupun sea food serta masakan Padang. Serta hiburan lagu-lagu hits atau tembang kenangan oleh para pengamen jalanan ketika bersantap.
Bagi para wisatawan yang ingin mencicipi masakan di sepanjang jalan Malioboro, mintalah daftar harga dan pastikan pada penjual, untuk menghindari naiknya harga secara tidak wajar. Mengunjungi Yogyakarta yang dikenal dengan "Museum Hidup Kebudayaan Jawa", terasa kurang lengkap tanpa mampir ke jalan yang telah banyak menyimpan berbagai cerita sejarah perjuangan Bangsa Indonesia serta dipenuhi dengan beraneka cinderamata. Surga bagi penikmat sejarah dan pemburu cinderamata.























BAB III
PENUTUP

A.    Kesimpulan
Daerah Istimewa Yogyakarta adalah Daerah Istimewa setingkat Provinsi di Indonesia yang meliputi Kesultanan Yogyakarta dan Kadipaten Paku Alaman. Daerah Istimewa Yogyakarta yang terletak di bagian selatan Pulau Jawa bagian tengah dan berbatasan dengan Provinsi Jawa Tengah dan Samudera Hindia.
Yogyakarta banyak dikunjungi oleh para wisatawan baik dari dalam maupun dari luar negeri. Beberapa objek wisata di Yogyakarta yang sering dikunjungi oleh para wisatawan diantaranya Museum Dirgantara, Kebun Binatang Gembiraloka,Malioboro, dan Candi Borobudur. Meski Candi Borobudur berada di luar daerah Yogyakarta namun obyek wisata ini merupakan objek wisata yang wajib dikunjungi sebelum pergi ke Yogyakarta.

B.    Saran
Dari pembuatan karya tulis ini penulis akan menyajikan beberapa saran diantaranya:
1.    kita sebagai generasi muda harus menjadi generasi penerus bangsa dengan cara giat belajar dan berlatih supaya menjadi siswa – siswi yang terampil dan bertaqwa
2.    Kita sebagai warga negara harus menjaga dan melestarikan budaya bangsa dengan memelihara tempat – tempat bersejarah sebagai peninggalan nenek moyang kita
3.    Penulis berharap dengan berkembangnya kebudayaan barat di harapkan pada rekan generasi muda mampu memilih dan menilia budaya yang masuk dan berusaha mempertahankan kebudayaan bangsa sendiri.





DAFTAR PUSTAKA

-    http://www.google.co.id
-    http://www.wikipedia.org






Cerita sejarah kerajaan sunda

Cerita Sejarah Kerajaan Sunda

Kerajaan Sunda terletak di daerah Jawa Barat sekarang. Tak dapat dipastikan dimana pusat kerajaan ini sesungguhnya. Berdasarkan sumber sejarah berupa prasasti dan naskah-naskah berbahasa Sunda Kuno dikatakan bahwa pusat kerajaan Sunda telah mengalami beberapa perpindahan. Menurut Kitab Carita Parahyangan, Ibukota kerajaan Sunda mula-mula di Galuh, kemudian menurut Prasasti Sanghyang Tapak yang ditemukan di tepi sungai Cicatih, Cibadak Sukabumi, Isi dari prasasti itu tentang pembuatan daerah terlarang di sungai itu yang ditandai dengan batu besar di bagian hulu dan hilirnya. Oleh Raja Sri Jayabhupati penguasa kerajaan Sunda. Di daerah larangan itu orang tidak boleh menangkap ikan dan hewan yang hidup di sungai itu. tujuannya mungkin untuk menjaga kelestarian lingkungan (agar ikan dan lain-lainnya tidak punah) siapa yang berani melanggar larangan itu, ia akan dikutuk oleh dewa-dewa.

Kerajaan Sunda beribu kota di Parahyangan Sunda. Sementara itu menurut prasasti Astana Gede (Kawali – Ciamis) ibu kota kerajaan Sunda berada di Pakwan Pajajaran. Mengenai perpindahan kerajaan ini tak diketahui alasannya. Akan tetapi, hal-hal yang bersifat ekonomi, keamanan, politik, atau bencana alam lazim menjadi alasan perpindahan pusat ibu kota suatu kerajaan.

Kerajaan Sunda menguasai daerah Jawa Barat untuk waktu yang lama, diantara rajanya, yang terkenal adalah Jaya Bhupati dan Sri Baduga Maharaja.

Jayabhupati

Sebenarnya nama Sunda pernah disebut didalam prasasti yang temukan di desa Kebon Kopi Bogor. Prasasti itu berangka tahun 854. Prasasti itu ditulis dengan bahasa Melayu Kuno, isinya tentang seorang Rakrayan Juru Pengambat yang memulihkan raja Sunda. Sumber kesusastraan yang sampai kepada kita adalah Carita Parahyangan (dari akhir abad ke-16) kitab lain yang juga menyebut kerajaan Sunda adalah Kitab “Siksa Kandang Karesia” (1518), berita Cina dari masa Dinasti Ming menyebut adanya kerajaan Sunda.

Didalam kita Carita Parahyangan disebutkan bahwa kerajaan itu memerintah seorang raja bernama Sanjaya. Tokoh itu dikenal juga dalam prasasti Canggal dari Jawa Tengah. Dalam kitab Carita Parahyangan disebutkan bahwa Raja Sanjaya menggantikan raja Sena yang berkuasa di Kerajaan Galuh. Kekuasaan raja Sena kemudian direbut oleh Rahyang Purbasora, Saudara seibu raja Sena. Sena sendiri menyingkir ke gunung Merapi bersama keluarganya. Setelah dewasa, Sanjaya berkuasa di Jawa Tengah. Ia berhasil merebut kembali kerajaan Galuh dari tangan Purbasora. Kerajaan kemudian berganti nama menjadi kerajaan Sunda.

Setelah masa pemerintahan JayaBhupati, pada tahun 1350 yang menjadi raja di kerajaan Sunda adalah Prabu Maharaja. Ia mempunyai seorang putri bernama Dyah Pitaloka.

Prabu Maharaja berperang melawan tentara Majapahit yang dipimpin Gajah Mada di daerah Bubat pada tahun 1354. dalam pertempuran itu raja Sunda bersama-sama para pengiringnya terbunuh. Kematian Raja Sunda dan pengiringnya membuat raja Majapahit yaitu Hayam Wuruk, marah besar kepada Gajah Mada, lalu Gajah Mada dipecat dari jabatannya.

Sri Baduga Majaraja

Ia adalah putra dari Ningrat Kancana. Sri Baduga merupakan raja yang besar. Ia membuat sebuah telaga yang diberi nama Telaga Rena Mahawijaya. Ia memerintahkan membangun parit di sekeliling ibukota kerajaannya yang bernama Pakwan Pajajaran. Raja Sri Baduga memerintah berdasarkan kitab hukum yang berlaku saat itu sehingga kerajaan menjadi aman dan tenteram. Keterangan tentang Raja Sri Baduga dapat kita jumpai dalam prasasti Batutulis yang ditemukan di Bogor.

Contoh dongeng bahasa sunda, budak pahatu

Budak Pahatu
Jaman baheula aya dua budak pahatu, lanceukna lalaki,ari adina awéwé. Imahna deukeut hiji leuweung anu loba tangkal bubuahan nu ngarareunah, kayaning pari, kupa, pining, jeng saliana.
Dina hiji mangsa barudak téh rék ngala buah kupa ka leuweung. Barang dating ka leuweung, lanceukna nyarita, “Nyai, Akang rék ngala bubuahan, ku Nyai pulungan!”
“Heug,Akang” ceuk adina.
Térékél budak téh naék. Barang keur jongjon ngala kupa,léor aya oray sanca nyampeurkeun adina anu keur diuk nyanghunjar nyarandé kana catang.
Gep oray téh ngégél kana sukuna. Budak téh ngahariring ngawih.
“Kang tulungan, Kang tulungan! Aya anu gagarayaman kana bitis jeung ngégélan cing geuwat kuring tulungan!”
Usap baé, Nyai, meureun sireum!” ceuk lanceukna.
Budak awéwé téh sapanjang bisa ngomong kénéh mah teu eureun-eureun ngawih ménta tulung tapi ku lanceukna teu ditolih, marukankeun sireum baé. Tungtungna leg baé budak téh diteureuy buleud, tuluy oray téh asup ka leuwi.
Lanceukna reuwaseun naker sabab adina teu kecét-kecét. Manéhna tuluy turun, sanggeus di handap reuwaseun pisan sarta nyangka yén adina dihakan oray. Tulut disused tapak oray téh. Kabeneran barang datang kahiji tempat kapanggih oray keur gulang-guling baé teu bisaeun indit. Budak lalaki ngadéngé manuk haur disada, pokna “Cukrih, cukrih, turih ku pucuk eurih.”
Teu talangké deui beuteung oray diturih. Goréhéh téh adina kapanggih tina jero beuteung oray, terus dibawa balik. Barang datang sok adina téh digolérkeun di tengah imah, ku manéhna digeberan bari ngawih.
“Geber-geber hihid aing
Hihid aing kabuyutan
Titinggal nini awaking”

Kerenyed suku budak téh usik. Pok deui lanceukna ngawih. Kerenyed deui awakna usik. Kitu baé satuluyna, nepi budak awéwé téh hirup deui.

Contoh dongeng bahasa sunda, sasakala situ bageundit

Contoh dongeng bahasa sunda, sasakala situ bageundit

Di wewengkon Garut aya situ anu ngaranna kawentar ka mana-mana, nyaéta Situ Bagendit. Cék sasakala mah, éta Situ Bagendit téh asal-muasalna kieu:

Baheula, aya hiji randa beunghar katelahna Nyi Endit. Ieu téh saenyana mah nénéhna, da ngaranna sajati mah Nyi Bagendit. Manéhna téh kacida pisan kumedna.

Geus taya nu bireuk deui kana kakumedanana téh. Salian ti pakacar-pakacarna mah, tara aya nu larsup ka imahna. Éstuning lain babasan éta mah hirup nyorangan téh. Ngahaja mencilkeun manéh, ngababakan di tengah pasawahan anu upluk-aplak. Maksudna taya lian, ku bawaning embung campur jeung batur, da sieun kasoro téa.

Kacaturkeun keur usum panén, di ditu di dieu ceuyah dibaruat. Ka sawah Nyi Endit ogé réa nu gacong. Ari réngsé dibuat jeung sanggeus paréna dikaleuitkeun, sakumaha tali paranti, Nyi Endit nyieun sidekah. Ngondang lebé jeung sawatara tatangga. Popolahna saniskara ku sorangan, teu aya nu ngabantuan. Barang geus tarapti, sakur nu mantuan ngakut tuluy diondang ngariung tumpeng. Atuh anu ngariung téh nepi ka ratusna. Tapi sadia tumpengna teu sabaraha, nepi ka ngan sakotéap gé geus bérés, bari tingkarétap kénéh.

Keur meujeuhna balakécrakan, solongkrong aya aki-aki bongkok nu nyampeurkeun. Ku pribumi teu ditari teu ditakon. Nya pok aki-aki téh waléh yén teu kawawa lapar, sugan aya sih piwelas. Ana gantawang téh Nyi Endit bet nyarékan, nyék-sék-nyéksékkeun, pajarkeun téh taya kaéra, teu ngahutang gawé, ménta bagian. Tungtungna nepi ka nundung, aki-aki dititah nyingkah. Cindekna mah geus lain picaritaeun wé.

Aki-aki indit bari jumarigjeug, bangun teu nangan. Méméh indit manéhna ngomong kieu, “Sagala gé boh ka nu hadé boh ka nu goréng, moal taya wawalesna.”

Ngomong kitu téh kasaksian ku sakur nu aya di dinya. Saréngséna nu dalahar tuluy amit rék baralik. Kakara gé patinglaléos, rug-reg ngarandeg, sabab aya nu tinggarero, “Caah! Caah!” cenah.

Henteu kanyahoan deui ti mana datangna cai, ngan leb wé pakarangan Nyi Endit téh geus kakeueum. Atuh kacida ributna, jalma-jalma geus teu inget ka diri batur, asal salamet dirina baé. Nyi Endit ogé nya kitu, niat rék nyingkiran cai, tapi barang kaluar pisan ti imahna, cai téh nepi ka lir ombak laut tinggaruling ka palebah Nyi Endit. Imahna terus kakeueum méh laput.

Nyi Endit angkleung-angkleungan, bari satungtung bisa mah teu weléh-weléh sasambat ménta tulung Tapi taya nu nulungan, da batur gé sarua ripuhna. Nyi Endit ngalelep. Beuki lila, cai téh beuki gedé baé. Nepi ka jadi situna, ngeueum sakabéh pakaya Nyi Bagendit.

Contoh dongeng sasatoan bahasa sunda, sakadang kuya jeung sakadang monyet

Contoh dongeng sasatoan bahasa sunda, sakadang kuya jeung sakadang monyet

Dina hiji poe Sakadang Kuya keur neangan kadaharan, tapi ti isuk mula tacan manggih nanaon. Ngahaeut ka tengah poe, manehna manggih tangkal cau nu buahna geus asak, tapi kumaha da teu bisa naek. Kulantaran kitu, tuluy manehna bebeja ka Sakadang Monyet, menta tulung. Omongna “Sakadang Monyet, uing manggih tangkal cau nu buahna geus asak, tapi hanjakal teu bisa naek, cing tulungan pangalakeun, engke paparon”

“Hade,” tembal Sakadang Monyet. “Di mana?”

Tuluy maranehna arindit babarengan ka tempat tangkal cau tea. Sakadang Monyet, tuluy naek, metikan cau hiji-hiji bari ditungtut dihakanan. Sakadang Kuya mah teu dibere sapotong-potong acan, atuh bati cumeplak we neureuyan ciduh.

“Sakadang Monyet, mana bagian uing? Kapan geus jangji paparon” ceuk Sakadang Kuya ngagorowok.

Tapi Sakadang Monyet teu malire, jongjon bae metikan jeung ngadaharan, kalahkah maledogan ku cangkangna.

Sakadang Kuya pohara nyerieunana, ngunek-ngunek hayang males.

Dina hiji poe Sakadang Kuya indit ka kebon Juru tani, ngala cabe nu geus arasak, warnana bareureum. Ngala genep nu galede, ketembongna bangun aramis pisan. Manehna indit nepungan Sakadang Monyet. Biwirna dipulas ku pucuk daun jati supaya beureum, tuluy cupak capek, cuplak ceplak, cara nu geus barang dahar geunah.

Ditanya ku Sakadang Monyet, “Sakadang Kuya, maneh teh keur ngahadar naon? Cik uing menta!”
Tembal Sakadang Kuya, “ah, ulah ngaganggu, uing teh keur ngeunah ngadahar buah loa paparin ti Dewata. Kakara uing mah barang dahar ni’mat kieu.”

“Cing ngasaan saeutik, uing lapar pisan.“ Sakadang Monyet lumah lameh menta ngarah dipikarunya.

“Keur naon make mere ka maneh, kapan bareto ge maneh teu mere cau ka kami, padahal eta teh milik kami?”

“Hampura bae atuh nu enggeus-enggeus mah!, sing karunya ka uing ku hayang ngasaan buah loa paparin Dewata!” omongna deui lengas lengis.

“Nya ari maksa-maksa teuing mah top bae,tuh cokot deukeut tangkal caringin itu!” tapi ulah dibeakeun kabeh, sesakeun keur kami saparona.”

Sakadang Monyet pihara atoheunna, gancang lumpat rek nyokot buah loa paparin Dewata tea. Lantaran tabeatna hawek jeung sarakah manehna embung nyesakeun. Kabeh dibawa lumpat, di tengah jalan raus raus bae didahar, nepi ka beak. Ari beak…. Adug lajer, jejeritan awahing ku lada jeung panas.

Sakadang Kuya kacida sugemanana, lantaran geus bisa males kanyeri hatena bareto.

Contoh dongeng sasatoan bahasa sunda, sakadang maung jeung sakadang bagong

Contoh dongeng sasatoan bahasa sunda, sakadang maung jeung sakadang bagong

Kacaritakeun di hiji leuweung ganggong simagongong, aya bagong keur anakan. Eta bagong teh keur huleng jentul wae bangun ngemu kabingung. Pangna kitu lantaran poe eta manehna kudu nedunan jangji ka Sakadang Maung, nyaeta masrahkeun anakna.

Hiji waktu manehna kungsi dikerekeb ku Sakadang Maung. Harita Sakadang Bagong ceurik. “Sing karunya bae ka kuring, Sakadang Maung! Kuring teh geus kolot, dagingna oge tangtu nya liat nya kelang. Kieu bae, engke lamun anak kuring geus lahir, ku kuring rek dibikeun ka andika. Tangtu dagingna empuk tur pelem.”

Ngadenge caritaan Sakadang Bagong kitu, Sakadang maung teh teu tulus ngerekeb. Hiji waktu manehna rek datang deui, nagih jangji.

Nya harita, waktu Sakadang Bagong geus anakan, manehna kudu nyumponan jangjina. Tapi piraku aing rek tega mikeun anak ka Sakadang Maung? Kumaha akalna sangkan anak aing teu tulus dihakan? Sakadang Bagong terus uleng mikir, neangan piakaleun.

Keur kitu aya Sakadang Peucang nyampeurkeun.

“Ku naon andika bet kawas nu keur bingung kacida, Sakadang Bagong?” Sakadang Peucang nanya. Gorolang Sakadang Bagong nyaritakeun ku naon pangna manehna baluweng poek pipikiran.

Sakadang Peucang ngahuleng sakedapan. Teu lila pok nyarita: “Euh gampang atuh ari kitu mah. Andika ulah hariwang, keun kumaha kuring bae. Urang neangan akal sangkan anak Ki Silah salamet tina panandasa Sakadang Maung. Dagoan heula di dieu, kuring rek neangan Sakadang Landak!”

Sakadang Peucang ngaleos. Teu lila oge geus ngurunyung deui dibarengan ku Sakadang Landak. Manehna terus ngajak indit ka hiji guha.

Tepi ka guha nu dituju, sakadang Peucang metakeun akalna. Sakadang Landak kudu asup ka jero guha, ngaringkuk di nu rada poek. Buluna anu kawas cucuk teh kudu dipuridingkeun. Sakadang Bagong kudu cicing di lawang guha, ngabageakeun Sakadang Maung lamun engke ngurunyung. Ari manehna kadua anak Sakadang Bagong rek nyarumput di nu buni.

Teu lila Sakadang Maung geus rentang-rentang datang. Ti kajauhan oge geus ngagerem, nyingsieunan Sakadang Bagong. “Mana anak sampean teh, Sakadang Bagong?” cek Sakadang Maung bari jungang-jengong.

Sakadang Bagong antare nembalan: “Tuh, di jero guha. Tah geuning katenjo ti dieu oge, ngaringkuk di juru. Pek ayeuna kuring masrahkeun, nedunan jangji ka andika. Didaharna ulah dilila-lila, teureuy bae sakaligus, sing ulah kadenge ceurikna. Jig geura sampeurkeun, kuring rek indit heula, teu kaduga nenjona.”

Sakadang Maung nenjo rarat-reret ka jero guha. Enya bae katenjoeun aya nu ngaringkuk di juru. Awahing ku atoh bari teu kuat hayang geura ngerekeb, gabrug bae nu ngaringkuk teh dirontok, disamualkeun. Puguh bae cucuk landak teh rungseb manggang sungutna. Sakadang Maung gegerungan, sungutna baloboran getih. Diutah-utah oge landak teh teu daekeun kaluar, da cucukna naranceb pageuh pisan. Antukna Sakadang Maung teh paeh. Sakadang Landak ngurumuy kaluar tina sungutna.

Sakadang Bagong kacida bungaheunana. Anakna salamet. Manehna nganuhunkeun pisan ka Sakadang Peucang anu geus mere pitulung ka dirina. Kitu deui ku Sakadang Landak oge manehna kahutangan budi.

Sakadang Peucang jeung Sakadang Landak tuluy arindit deui ninggalkeun Sakadang Bagong.

Saturday, March 2, 2013

Makalah tentang kesehatan jasmani dan rohani

Makalah tentang kesehatan jasmani dan rohani
 
BAB I
PENDAHULUAN
A.   Pengertian Sehat
Menurut para ahli:
Konsep sehat menurut Parkins (1938) adalah suatu keadaan seimbang yang dinamis antara bentuk dan fungsi tubuh dan berbagai faktor yang berusaha mempengaruhinya.
Menurut White (1977)
Sehat adalah suatu keadaan di mana seseorang pada waktu diperiksa tidak mempunyai keluhan ataupun tidak terdapat tanda-tanda suatu penyakit dan kelainan.
Menurut Pepkin’s
Sehat adalah suatu keadaan keseimbangan yang dinamis antara bentuk tubuh dan fungsi yang dapat mengadakan penyesuaian, sehingga dapat mengatasi gangguan dari luar.
Berdasarkan definisi di atas, pengertian sehat adalah keseimbangan tubuh baik di dalam mapun di luar sehingga terjadi ketenangan dan kenyaman dalam menjalani hidup, baik suka maupun duka.
B.   Pengertian Kesehatan
Kesehatan menurut WHO
Pengertian Kesehatan menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tahun 1948  menyebutkan bahwa pengertian kesehatan adalah sebagai “suatu keadaan fisik, mental, dan sosial kesejahteraan dan bukan hanya ketiadaan penyakit atau kelemahan”.
Pada tahun 1986, WHO, dalam Piagam Ottawa untuk Promosi Kesehatan, mengatakan bahwa pengertian kesehatan adalah “sumber daya bagi kehidupan sehari-hari, bukan tujuan hidup Kesehatan adalah konsep positif menekankan sumber daya sosial dan pribadi, serta kemampuan fisik.
Kesehatan menurut UU no. 23 Tahun 1992
Kesehatan adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa, dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomi.
Kesehatan menurut Larry Green dan para kolega
Definisi yang bahkan lebih sederhana diajukan oleh Larry Green dan para koleganya yang menulis bahwa pendidikan kesehatan adalah kombinasi pengalaman belajar yang dirancang untuk mempermudah adaptasi sukarela terhadap perilaku yang kondusif bagi kesehatan.
Jadi, berdasarkan beberapa definisi diatas, Kesehatan adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa, dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomis.



BAB II
PEMBAHASAN
A.   Jenis Kesehatan
Kesehatan berdasarkan sifatnya dibagi atas 2 yaitu :
1.      Kesehatan Rohani
2.      Kesehatan Jasmani

B.   Penjelasan
1.      Kesehatan Rohani
1.1  Pengertian Kesehatan Rohani
Istilah "KESEHATAN MENTAL" di ambil dari konsep mental hygiene. Kata mental di ambil dari bahasa Yunani, pengertiannya sama dengan psyche dalam bahasa latin yang artinya psikis, jiwa atau kejiwaan. Jadi istilah mental hygiene dimaknakan sebagai kesehatan mental atau jiwa yang dinamis bukan statis karena menunjukkan adanya usaha peningkatan. (Notosoedirjo & Latipun,2001:21).
Menurut Dr. Jalaluddin dalam bukunya “Psikologi Agama” bahwa:
“Kesehatan mental merupakan suatu kondisi batin yang senantiasa berada dalam keadaan tenang, aman dan tentram, dan upaya untuk menemukan ketenangan batin dapat dilakukan antara lain melalui penyesuaian diri secara resignasi (penyerahan diri sepenuhnya kepada Tuhan)”.
Sedangkan menurut paham ilmu kedokteran, kesehatan mental merupakan suatu kondisi yang memungkinkan perkembangan fisik, intelektual dan emosional yang optimal dari seseorang dan perkembangan itu berjalan selaras dengan keadaan orang lain.
Zakiah Daradjat mendefenisikan bahwa mental yang sehat adalah terwujudnya keserasian yang sungguh-sungguh antara fungsi-fungsi kejiwaan dan terciptanya penyesuaian diri antara individu dengan dirinya sendiri dan lingkungannya berdasarkan keimanan dan ketakwaan serta bertujuan untuk mencapai hidup bermakna dan bahagia di dunia dan akhirat. Jika mental sehat dicapai, maka individu memiliki integrasi, penyesuaian dan identifikasi positif terhadap orang lain. Dalam hal ini, individu belajar menerima tanggung jawab, menjadi mandiri dan mencapai integrasi tingkah laku.
Dari beberapa defenisi yang telah dikemukakan di atas, maka dapat dipahami bahwa orang yang sehat mentalnya adalah terwujudnya keharmonisan dalam fungsi jiwa serta tercapainya kemampuan untuk menghadapi permasalahan sehari-hari, sehingga merasakan kebahagiaan dan kepuasan dalam dirinya. Seseorang dikatakan memiliki mental yang sehat, bila ia terhindar dari gejala penyakit jiwa dan memanfatkan potensi yang dimilikinya untuk menyelaraskan fungsi jiwa dalam dirinya.

1.2  Ciri-Ciri  Mental/ Rohani yang Sehat
Adapun cirri-ciri rohani yang sehat yaitu sebagai berikut:
1.      Terhindarnya orang dari gejala - gejala gangguan jiwa (neurose) dan dari gejala - gejala penyakit jiwa(psychose).
2.       Kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan diri sendiri, dengan orang lain dan masyarakat serta lingkungan dimana ia hidup.
3.      Pengetahuan dan perbuatan yang bertujuan untuk mengembangkan dan memanfaatkan segala potensi, bakat dan pembawaan yang ada semaksimal mungkin, sehingga membawa kepada kebahagian diri dan orang lain; serta terhindar dari gangguan - gangguan dan penyakit jiwa.
4.       Terwujudnya keharmonisan yang sungguh - sungguh antara fungsi - fungsi jiwa, serta mempunyai kesanggupan untuk menghadapi problem - problem biasa yang terjadi, dan merasakan secara positif kebahagian dan kemampuan dirinya.
5.      Pikiran sehat tercermin dari cara berpikir atau jalan pikiran.
6.       Emosional sehat tercermin dari kemampuan seseorang untuk mengekspresikan emosinya, misalnya takut, gembira, kuatir, sedih dan sebagainya.
7.      Spiritual sehat tercermin dari cara seseorang dalam mengekspresikan rasa syukur, pujian, kepercayaan dan sebagainya terhadap sesuatu di luar alam fana ini, yakni Tuhan Yang Maha Kuasa. Misalnya sehat spiritual dapat dilihat dari praktik keagamaan seseorang. Dengan perkataan lain, sehat spiritual adalah keadaan dimana seseorang menjalankan ibadah dan semua aturan-aturan agama yang dianutnya.


1.3  Faktor- factor Penyebab Gangguan mental
Adapun factor penyebab gangguang mental / rohani pada seseorang yaitu sebagai berikut:
1.      Krisis Ekonomi
Krisis ekonomi dalam keluarga/ diri sendiri dapat menyebabkan seseorang  mengalami stress, depresi, sehingga dapat mengakibatkan orang melakukan hal negative.
2.      Kekurangan fisik
Orang yang memiliki kekurangan fisik, bisa saja menjadi tidak percaya diri, takut, benci, bahkan sampai ingin mengakhiri hidupnya. Hal itu terjadi karena mereka selalu dicemoohkan, merasa tersisihkan, dan tidak terima/ tidak kuat menghadapi cobaan hidup.
3.      Mental yang Lemah
Orang yang memiliki mental yang lemah akan cepat stress (down) jika sedikit saja mendapat kesulitan. Ada 2 kemungkinan penyebabnya yaitu :
ü  Mental yang lemah karena bawaan sejak lahir
ü  Karena tidak/ belum terbiasa menjalani cobaan hidup yang berat.
4.      Tekanan Bathin
Tekanan bathin merupakan factor akhir yang selanjutnya akan menuju pada gangguan bathin. Seorang yang hidup layak, namun selalu mendapat tekanan, dapat memicu stress, rasa takut, benci dan perasaan  tidak tenang.
1.4 Gejala Gangguan Mental/ Kesehatan Rohani
Golongan yang kurang sehat mentalnya adalah orang yang merasa terganggu ketentraman hatinya. Adanya abnormalitas mental ini biasanya disebabkan karena ketidakmampuan individu dalam menghadapi kenyataan hidup, sehingga muncul konflik mental pada dirinya .
Gejala-gejala umum yang kurang sehat mentalnya, yakni dapat dilihat dalam beberapa segi, antara lain:
v    Perasaan
Orang yang kurang sehat mentalnya akan selalu merasa gelisah karena kurang mampu menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapinya.
v  Pikiran
Orang yang kurang sehat mentalnya akan mempengaruhi pikirannya, sehingga ia merasa kurang mampu melanjutkan sesutu yang telah direncanakan sebelumnya, seperti tidak dapat berkonsentrasi dalam melakukan sesuatu pekerjan, pemalas, pelupa, apatis dan sebagainya.
v  Kelakuan
Pada umumnya orang yang kurang sehat mentalnya akan tampak pada kelakuan-kelakuannya yang tidak baik, seperti keras kepala, suka berdusta, mencuri, menyeleweng, menyiksa orang lain, dan segala yang bersifat negatif.

1.5  Upaya Menuju Kesehatan Rohani
Dari penjelasan tersebut di atas, maka dalam hal ini tentunya pembinaan yang dimaksud adalah pembinaan kepribadian secara keseluruhan. Pembinaan mental secara efektif dilakukan dengan memperhatikan faktor kejiwaan sasaran yang akan dibina. Pembinaan yang dilakukan meliputi pembinaan moral, pembentukan sikap dan mental yang pada umumnya dilakukan sejak anak masih kecil. Pembinaan mental merupakan salah satu cara untuk membentuk akhlak manusia agar memiliki pribadi yang bermoral, berbudi pekerti yang luhur dan bersusila, sehingga seseorang dapat terhindar dari sifat tercela sebagai langkah penanggulangan terhadap timbulnya kenakalan remaja.




Adapun langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk menuju kesehatan rohani yaitu sebagai berikut:
1. Berolah raga. Penelitian menunjukkan bahwa olah raga lebih efektif dalam mencegah dan mengobati depresi daripada obat-obatan.
2. Ekspresikan cinta. Memberi dan mendapatkan cinta kasih membuat hidup kita bahagia. Mencurahkan cinta kasih kepada keluarga, kerabat dan orang lain adalah kunci kebahagiaan rohani. Membantu orang lain membuat hidup kita lebih bermakna dan kehadiran kita diharapkan.
3. Kurangi Menonton Televisi, Film dan Video/Online Game. Menonton televisi, film atau bermain game berlebihan dapat mempengaruhi kesehatan mental kita. Kekerasan dalam tayangan berita, film laga, dan game dapat mengurangi keseimbangan emosional, membuat depresi dan mempengaruhi respon emosi kita. Setelah melihat begitu banyak kekerasan, kita bisa tidak lagi mengenalinya sebagai kekerasan. Kilasan iklan televisi juga dapat menyebabkan indera dan otak kita overload dan kelelahan.
Banyak film yang menghibur, tetapi ada juga yang membangkitkan emosi negatif bagi sebagian orang. Bagi orang yang sensitif atau pernah mengalami semacam trauma dalam hidupnya, mengurangi waktu dan intensitas menonton tayangan yang memicu emosinya akan membantu menjaga keseimbangan jiwa.
Fokuslah pada hal-hal positif. Cobalah membaca berita, daripada menonton berita televisi. Membaca lebih berpengaruh lembut pada pikiran dan kita bisa lebih selektif. Cobalah menghindari tayangan kekerasan atau sensasional, pilihlah hanya program-program televisi dan film yang positif.
4. Mengapresiasi dan membuat karya seni. Menikmati seni lukis, seni fotografi, seni musik, seni tari dan bentuk-bentuk kesenian lainnya bisa menjadi stabilisator mood alami dan bermanfaat menyegarkan pikiran. Menghasilkan karya seni yang dapat dinikmati orang juga membantu seseorang untuk membangun harga diri, sesuatu yang penting bagi kesehatan mentalnya.
Cobalah mendengarkan musik yang lembut. Banyak musik hingar bingar yang justru dapat mengakibatkan kelebihan beban mental. Banyak pula jenis musik yang dapat mendatangkan perasaan tertekan atau hampa. Musik yang lembut dan merdu dapat menyeimbangkan proses kimiawi di otak kita.
5. Beribadah. Melaksanakan ibadah dan berdoa secara rutin memenuhi kebutuhan rohani kita, yang merupakan komponen vital dalam kesejahteraan jiwa. Mengabaikan kebutuhan spiritual membuat jiwa kita gelisah dan tidak tenang. Berdoa merupakan sarana yang efektif dalam mencegah dan memerangi masalah-masalah kesehatan mental.
6. Rekreasi di luar rumah. Cobalah untuk menjauhi rutinitas dengan menghabiskan waktu di alam. “Terapi hijau” bisa menjadi salah satu cara efektif untuk menemukan kedamaian batin, dan menenangkan pikiran kita, menemukan pencerahan dan membebaskan dari pikiran negatif.
7. Hindari mengisolasi diri. Menjadi bagian dari komunitas yang saling memberikan dukungan dan bertemu secara teratur dapat sangat membantu kita melewati krisis dan tetap positif.
8. Menjaga keseimbangan diet makanan. Diet dapat memperburuk gejala berbagai penyakit termasuk autisme, skizofrenia, depresi, kecemasan dan serangan panik. Makanan yang dibutuhkan untuk kesehatan mental yang baik adalah buah dan sayuran dan makanan yang mengandung asam lemak esensial, seperti ikan belida, tongkol, labu dan kacang-kacangan. Susu dan coklat juga dipercaya menimbulkan efek menenangkan pikiran.
9. Hindari pornografi. Rangsangan seksual pornografi dapat berkontribusi pada tumbuhnya kekosongan emosional yang dapat menyebabkan depresi, gangguan bipolar serta kesehatan mental lainnya. Hanya hubungan seksual dengan pasangan yang sah dan saling mengasihilah yang dapat mengisi kebutuhan fisik dan emosional kita.
10. Lakukan kegiatan yang membangun rasa percaya diri. Belajar memainkan alat musik seperti piano atau biola, menguasai keterampilan bela diri, mendapatkan hadiah lomba, dll sangat membantu  anak-anak membangun rasa percaya diri.
Bila Anda memiliki anggota keluarga yang mengalami masalah kesehatan mental, penting sekali untuk selalu menjaga sikap positif dan tidak menyerah. Jangan mencaci-maki atau mengolok-olok yang membuatnya merasa rendah diri dan mengekalkan perasaan membenci diri sendiri. Hal ini juga berlaku bagi mereka dengan kecenderungan gangguan pola makan. Tunjukkan cinta dan pengertian kepada mereka.
11. Jaga pikiran selalu aktif dengan membaca. Membaca bisa menjadi kegiatan penguatan mental, terutama jika kita fokus pada bacaan yang positif. Berlangganan beberapa majalah atau membeli buku-buku biografi yang mendidik bermanfaat bagi kesehatan mental Anda.
12. Jadilah pribadi yang lebih terorganisir. Hindari menunda-nunda pekerjaan, dan bersihkan dan tatalah harta benda Anda. Singkirkan kekacauan. Buang barang-barang yang tidak terpakai, selesaikan atau delegasikan pekerjaan yang menggantung, dan bila perlu, mintalah bantuan orang lain untuk menyelesaikan PR-PR Anda.
2.     Kesehatan Jasmani
2.1  Pengertian  Kesehatan Jasmani
Adapun pengertian kesehatan jasmani menurut beberapa ahli yaitu :
a)      Sadoso Sumosardjuno (1989 : 9) mendefinisikan Kesegaran Jasmani adalah kemampuan seseorang untuk menunaikan tugasnya sehari-hari dengan gampang, tanpa merasa lelah yang berlebihan, serta masih mempunyai sisa atau cadangan tenaga untuk menikmati waktu senggangnya dan untuk keperluan-keperluan mendadak. dengan kata lain Kesegaran jasmani dapat pula didefinisikan sebagai  kemampuan untuk menunaikan tugas dengan baik walaupun dalam keadaan sukar, dimana orang yang kesegaran jasmaninya kurang, tidak akan dapat melakukannya.
b)      Agus Mukhlolid, M.Pd (2004 : 3) menyatakan bahwa Kesegaran Jasmani adalah kesanggupan dan kemampuan untuk melakukan kerja atau aktivitas, mempertinggi daya kerja dengan tanpa mengalami kelelahan yang berarti atau berlebihan. 
c)      Sumosardjuno dan Giri Widjojo menyatakan kesegaran jasmani adalah kemampuan tubuh untuk menyesuaikan fungsi alat-alat tubuh dalam batas fisiologi terhadap keadaan lingkungan atau kerja fisik secara efisien tanpa lelah berlebihan.
d)     Suratman (1975) kesegaran jasmani adalah suatu aspek fisik dari kesegaran menyeluruh (total fitness) yang memberi kesanggupan kepada seseorang untuk menjalankan hidup yang produktif dan dapat menyesuaikan pada tiap pembebanan atau stres fisik yang layak.

Berdasarkan beberapa definisi di atas, kesehatan jasmani adalah keadaan yang bugar dari tubuh/ fisik kita yang memberikan kemampuan  untuk menjalani segala aktifitas sehari-hari, tanpa  rasa lelah yang berarti , sekalipun dalam kesibukan yang padat.

2.2  Ciri-ciri Jasmani Yang Sehat
Adapun cirri-ciri jasmani yang sehat yaitu sebagai berikut :
a)      Kondisi tubuh fit dan  segar
b)      Daya tahan tubuh baik/ bagus
c)      Tidak cepat lelah
d)     Berat badan dengan tinggi tubuh ideal
e)      Bulu/rambut dan kuku tumbuh dengan normal
f)       Fungsi organ tubuh bekerja dengan normal
g)      Produktifitas bekerja dengan normal
h)      Tidak ada gangguan/ penyakit dalam tubuh.
i)        Dapat menjalani aktifitas dengan baik dan normal

2.3  Faktor Penyebab Gangguang pada Kesehatan Jasmani
1.      Keadaan Cuaca yang Buruk
Cuaca yang buruk biasanya lebih cepat menyebarkan penyakit, terutama bagi mereka yang alergi.
2.      Sistem Imun yang Kurang Baik
Apabila system imun kurang bagus, maka virus dan bakteri akan mudah masuk ke dalam tubuh. Maka dari itu, konsumsilah makanan  yang bergizi.
3.      Faktor Genetik
Orang yang memiliki penyakit bawaan sejak lahir/ dari gen orang tuanya, harus sedia payung sebelum hujan. Artinya, harus selalu menjaga pola hidup sehat, karena berpotensi mengalami penyakit yang sama.
4.      Pola Hidup yang Kurang Baik
Jika seseorang hannya mengkonsumsi junk food, makanan yang serba instan, serta tidak diimbangi dengan olahraga, hanya akan menimbun penyakit. Maka dari itu, ubahlah dengan pula hidup sehat.
5.      Penyakit yang Berkepanjangan
Penyakit yang berkepanjangan disebabkan oleh kebiasaan buruk, seperti suka menunda-nunda makan, sehingga orang tersebut menderita mag. Jika sudah begini, maka sakit tersebut akan terus berlanjut hingga ada yang sampai kronis.

2.4  Gangguan pada Kesehatan Jasmani
Gangguan pada jasmani kita ada banyak macamnya, berikut beberapa diantaranya yaitu:
a)      Obesitas
Obesitas disebabkan oleh penimbunan lemak yang berlebih, factor genetic dan tidak suka berolah raga. Jika sudah begini seseorang akan sulit bergerak, dan berpotensi besar menderita  struk dan sakit jantung.
b)      Anemia
Anemia merupakan penyakit kekurangan darah  karena factor genetic, terlalu banyak mengeluarkan darah  dan kurang mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi. Maka dari itu, dalam menu sehari-hari, imbangi dengan makana yang mengandung zat besi.
c)      Mag
Mag adalah penyakit yang diakibatkan oleh kebiasaan yang suka menunda makan/ makan tidak sesuai waktu/telat makan. Mungkin sebagian orang meremehkan penyakit ini. Namun, mag merupakan penyakit berkepanjangan yang akan kita bawa sepanjang umur. Maka dari itu, jika memiliki mag seseorang harus selalu sedia obat pereda mag, karena mag tidak bisa di hilangkan, tapi bisa dkurangi rasa sakitnya.
                 
2.5  Upaya Menuju Kesehatan Jasmani
Upaya menuju kesehatan jasmani sebenarnya  mudah, namun kita terkadang lupa/ kurang memperhatikannya. Berikut upaya menuju kesehatan jasmani:

    Aturlah pola makan Anda dengan baik. Artinya tidak sembarangan dan berlebihan dalam memakan. Hal ini saya namakan  self control.
    Olah ragalah dengan teratur. Artinya Olah raga sangat berguna untuk meningkatkan daya tahan tubuh Anda, membakar lemak, serta meningkatkan metabolisme tubuh Anda.
    Jangan terlalu memikirkan masalah secara berlarut-larut. Tetapi selesaikanlah masalah secara perlahan sambil mengucap syukur atas apa yang Anda hadapi. Seperti ada pepatah mengatakan: “Hati yang gembira adalah obat, tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang.” Jadi, Bersukacitalah senantiasa dalam menjalani hidup.
    Makanlah makan-makanan yang bergizi. Sepertinya pola 4 sehat 5 sempurna perlu di tingkatkan lagi.
    Istirahatlah yang cukup. Istirahat berguna untuk merefleksikan pikiran Anda sejenak dari aktivitas kehidupan yang Anda lakukan.
    Berusahalah untuk menyediakan waktu refreshing untuk diri Anda sendiri bersama teman.
    Berusahalah untuk  berpikir positif terhadap sesuatu yang datang untuk menantang ego Anda.
    Jagalah kebersihan Anda. Karena ada pepatah  mengatakan: “Kebersihan adalah sebagian dari iman.”
    Berdoa. Doa untuk menjaga hubungan rohani Anda dengan Tuhan si pemberi kehidupan dan kesehatan.
    Minumlah air putih setiap hari dan minimal 8 gelas dalam sehari.

Demikian 10 tips gaya hidup sehat dari saya. Dan Selamat hidup sehat untuk Anda.
2.6  Menu Makanan Sehat
Makanan sehat adalah makanan yang memiliki keseimbangan gizi, mengandung serat dan zat-zat yang diperlukan tubuh untuk proses tumbuh kembang. Berikut label beberapa bahan makanan yang mengandung 4 sehat 5 sempurna :

    karbohidrat : terdapat pada nasi, gandum, singkong, dan lain-lain
    protein : banyak terdapat pada tahu, tempe, telur daging, dll
    mineral : banyak terdapat pada sayur-sayuran
    vitamin : banyak terdapat pada buah-buahan
    susu

Pedoman dasar berikut adalah apa yang Anda perlu ketahui untuk membangun menu makanan sehat setiap hari.
1)      Makan banyak makanan tinggi serat yaitu buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan  gandum. Ini adalah karbohidrat “baik”, bergizi, mengisi, dan relatif rendah kalori. Mereka harus menyediakan 20 sampai 30 gram serat makanan yang Anda butuhkan setiap hari, yang memperlambat penyerapan karbohidrat, jadi ada efek kurang pada insulin dan gula darah, serta memberikan manfaat kesehatan lainnya. Makanan tersebut juga menyediakan vitamin penting, mineral, dan fitokimia.
2)       Pastikan untuk menyertakan buah-buahan dan sayuran hijau, oranye, kuning, seperti brokoli, wortel, melon, dan buah jeruk. Antioksidan dan nutrisi lainnya dalam makanan dapat membantu melindungi terhadap pengembangan beberapa jenis kanker dan penyakit lainnya. Makanlah lima atau lebih porsi sehari.
3)      Batasi konsumsi makanan manis, produk olahan gandum seperti roti putih, dan makanan ringan asin. Hanya satu harian 12-ons sekaleng soda (160 kalori) dapat menambahkan hingga 16 pounds selama setahun. Makanan manis Banyak juga tinggi lemak, jadi mereka kalori-padat.
4)      Kurangi lemak hewan. Ini kaya lemak jenuh, yang meningkatkan kadar kolesterol darah dan memiliki efek yang merugikan kesehatan lainnya. Pilih daging tanpa lemak, unggas tanpa kulit, dan produk tanpa lemak atau rendah lemak atau tanpa lemak susu.
5)      Kurangi konsumsi lemak trans, yang disediakan oleh minyak sayur terhidrogenasi digunakan dalam makanan olahan yang paling di supermarket dan di banyak makanan cepat saji.
6)      Makan lebih banyak ikan dan kacang-kacangan, yang mengandung lemak tak jenuh sehat. Pengganti zaitun atau minyak canola untuk margarin mentega.
7)       Jauhkan porsi banyak, terutama makanan berkalori tinggi. Dalam beberapa tahun terakhir melayani ukuran telah bertambah banyak porsinya, terutama di restoran. Pilih starter bukan suatu hidangan utama, hidangan split dengan teman, dan tidak memesan apa saja yang berlebihan.
8)      Jaga asupan kolesterol Anda di bawah 300 miligram per hari. Kolesterol hanya ditemukan di produk hewani, seperti daging, unggas, produk susu, dan kuning telur.
9)       Makan berbagai makanan. Jangan mencoba untuk mengisi kebutuhan gizi anda dengan menu makanan yang sama pada setiap hari. Ada kemungkinan bahwa tidak semua nutrisi penting telah diidentifikasi, dan makan berbagai macam makanan membantu untuk memastikan bahwa Anda akan mendapatkan semua nutrisi yang dibutuhkan. Selain itu, paparan ini akan membatasi anda untuk setiap pestisida atau zat beracun yang mungkin ada dalam satu makanan tertentu.
10)  Mempertahankan asupan kalsium yang cukup. Kalsium sangat penting untuk tulang dan gigi yang kuat. Dapatkan kalsium Anda dari sumber-sumber rendah lemak, seperti susu skim dan yogurt rendah lemak. Jika Anda tidak dapat mendapatkan jumlah yang optimal dari makanan, minum suplemen.
11)  Cobalah untuk mendapatkan vitamin dan mineral dari makanan, bukan dari suplemen. Suplemen tidak dapat menggantikan diet sehat, yang memasok nutrisi dan senyawa lain selain vitamin dan mineral. Makanan juga menyediakan “sinergi” yang banyak nutrisi perlu efisien digunakan dalam tubuh.
12)  Menjaga berat badan yang diinginkan. Neraca energi (kalori) asupan dengan keluaran energi. olahraga dan aktivitas fisik lainnya sangat penting untuk melengkapi menu makanan sehat setiap hari yang Anda konsumsi.
3.     Hubungan Kesehatan Jasmani dan Rohani
 Orang seringkali mengabaikan kesehatan rohaninya, dan hanya memikirkan jasmaninya. Padahal sebenarnya, hubungan antara kesehatan jasmani dan rohani adalah saling terkait. Apabila salah satu mengalami masalah, maka akan mempengaruhi yang lainnya. Sebagai contoh, apabila rohani terlalu tertekan oleh berbagai masalah duniawi, maka seseorang akan stress. Jika sudah begini, maka gejala awal penyakitnya adalah pusing/ migraine, tubuh panas atau demam. Keadaan tersebut sudah menunjukkan bahwa, antara kesehatan jasmani dan rohani saling mempengaruhi.
Keadaan jasmani yang baik, tidak selalu dibarengi oleh rohani yang baik pula. Maka dari itu, seseorang yang raganya terlihat sehat, tidak selalu terlihat ceria/ tampak penat. Hal itu karena rohaninya masih tidak baik. Orang dikatakan hidup sehat dan sejahtera, apabila jasmani dan rohaninya dalam keadaan baik-baik saja. Berikut contohnya :
ü  Orang kaya yang selalu makan enak dan sehat memiliki jasmani yang sehat dan terawat, namun dari garis wajahnya dia tampak tidak ceria/ tidak fresh. Hal itu karena rohaninya masih ada masalah/ memiliki suatu beban dalam dirinya. Jadi, belum tentu orang kaya yang tinggal di rumah yang besar memiliki hidup yang selalu bahagia.
Berbeda halnya dengan
ü  Orang sederhana yang selalu bekerja keras demi kehidupannya, dengan makanan sederhana seperti ubi, jagung dll. Walaupun dengan makanan seperti itu, dia tetap sehat karena makanan tersebut tidak mengandung bahan pengawet/ kimia lainnya. Selain itu, garis wajahnya terlihat lebih  tenang dan ringan, daipada orang yang lebih mampu darinya.Hal itu karena antara jasmani dan rohaninya seimbang. Dimana, dia menjalani kehidupan dengan ikhlas, tanpa beban dan penuh syukur.
Berdasarkan contoh di atas, kita dapat memetik  pelajaran bahwa, dalam menjalani hidup, kita wajib berusaha, untuk jasmani kita dan diimbangi juga untuk rohani kita,  dengan tetap bersyukur atas anugrah yang diberikan Tuhan. Dengan begitu, maka kesehatan jasmani dan rohani dapat seimbang.

BAB III
PENUTUP
v Kesimpulan
Kesimpulan yang dapat diambil dari pembahasan tersebut adalah kesehatan jasmani dan rohani saling terkait. Sekarang tergantung dari pribadi setiap individu. Apakah mereka hanya memikirkan jasmani saja, atau menyeimbangkan keduanya. Karena orang dikatakan sejahtera/ benar-benar sehat apabila kesehatan jasmani dan rohani dalam dirinya seimbang.

v Saran
Saran yang dapat disampaikan dari pembahasan tersebut adalah dalam menjalani hidup kita harus berusaha, bukan hanya untuk jasmani kita , tapi juga untuk kesehatan rohani. Kesehatan rohani dapat dicapai dengan selalu menjalani hidup dengan penuh usaha,  syukur dan ikhlas. Dengan begitu, mudah-mudahan kita bisa menjalani hidup dan segala cobaan dengan baik. Sehingga, kita bisa mencapai kebahagiaan baik jasmani maupun rohani.




DAFTAR PUSTAKA

http://bpi-uinsuskariau3.blogspot.com/2010/12/pengertian-kesehatan-mental-dan-konsep.html
http://infodari.com/apa-arti-kesehatan-menurut-para-ahli/
http://www.kowelanaku.com/search/label/manfaat%20buah-buahan
http://buahuntukdiet.com/pengertian-pola-hidup-sehat.html
http://kesehatan.kompasiana.com/medis/2012/04/03/siapa-bilang-hidup-sehat-itu-mahal/
http://www.pustakasekolah.com/pengertian-kesehatan-jasmani.html
http://id.shvoong.com/how-to/health/2283422-rahasia-sehat-manfaat-tertawa-bagi/#ixzz25CuExkNK